Be vs Being
Kategori: Confusing Words
- Dibaca: 498 kali
Kata Kerja 'to
be' disebut juga Stative Verb. Kata
Kerja tersebut jarang digunakan dalam bentuk kata kerja continuous
(progressive) seperti, Present Continuous, Past Continuous, Future
Continuous, dll.
- I am sad at the moment (BUKAN I am being sad...)
- He was in the kitchen when the phone rang (BUKAN He was being in the kitchen...)
- I will be in Tenerife this time next week (BUKAN I will be being in Tenerife...)
Namun, beberapa kata kerja statif dapat juga digunakan dalam bentuk kata kerja Continuous ketika mengandung makna tertentu.
Be adalah salah satu dari kata kerja tersebut.
Kalimat berikut ini tidak salah karena
be digunakan untuk menggambarkan sebuah aktivitas.
- The children are being very naughty (= They are doing naughty things)
- He was being careless (= He was doing something carelessly)
Bandingkan contoh berikut ini, dimana
be digunakan tidak untuk menggambarkan sebuah aaktivitas:
- I hope you are well. (BUKAN I hope you are being well).
- He was very happy when his friends arrived. (BUKAN He was being very happy ...)
Penggunaan lainnya dari kata
being adalah dalam bentuk kata kerja Pasif. Kita biasanya memakainya dengan kata kerja bentuk ketiga. Bentuknya seperti di bawah ini:
Present progressive (am/are/is
being + past participle)
- The shop is closed because it is being renovated.
Past progressive (was/were
being + past participle)
- I knew that he was being dishonest.
Passive -ing forms (
being + past participle)
- They look forward to being invited.
be + infinitiveRencana
Yang Matang: Fungsi bentuk seperti ini adalah untuk menjelaskan suatu
rencana yang sudah disusun terlebih dahulu, terutama untuk menjelaskan
suatu rencana yang bersifat resmi.
- The President is to visit Nigeria next month.
Nasib: Fungsi ini juga untuk menjelaskan sesuatu yang mungkin terjadi di masa yang akan datang.
- I thought we were saying goodbye for ever. But we were to meet again, many years later.
Pra-syarat:
Di dalam Kalimat Pengandaian (Conditional), ketika klausa utama
mengekspresikan sesuatu yang harus terjadi dulu jika sesuatu yang
lainnya itu terjadi.
- We must hurry if we are to get there by lunchtime.
Perintah: bentuk ini juga untuk memberikan perintah
- You can go to the party, but you are not to be back late.
Be + passive infinitive: Bentuk ini sering digunakan dalam bentuk Pemberitahuan dan Instruksi.
- This cover is not to be removed.
- The medicine is to be taken three times a day.
TULISAN LAINNYA:
9 Komentar :
Risna Rizqi18 April 2010 - 03:19:05 WIBthanks for U...
It's very good for me
billy02 Mei 2010 - 05:36:12 WIBits very good,..;p
rizal22 Mei 2010 - 20:10:31 WIBThx....It's good lesson and is easy to learn...
Tapi ada sedikit yang ingin saya tanyakan ...kl kalimatnya di dahului oleh causative bentuk past tense atau perfect tense (ex. I made him...., I have goten My father to...., atau I have had Him......) apa itu bisa digunakan? kl bisa rumusnya seperti apa?
Terimaksh
yohannes04 Juni 2010 - 07:37:12 WIBCausative
kalimat yg dibentuk untuk menyuruh agar:
seseorang melakukan sesuatu( Active)
sesuatu untuk dikerjakan oleh seseorang(Passive)
RUMUS: causativr have
S+ (HAVE,HELP,LET,MAKE,BID) + O(ACTIVE)+ INFINITIVE(-)TO+O(PASSIVE)
EX: I HAVE HIM DO IT
HE LET'S HER GO
HE MADE ME CRY
TINA HELPED ME FINISH THE TASK
KALAU menggunakan Causative "Get"
Rumus: S+(get,ask,want,command.order,tell)+O(active)+ to infinitive + o(Passive)
ex: i get him to do it
he told me to get out
you can order them make it for you
Notes: Apapun tenses yg digunakan di dalam kalimat causative
haus selalu diikuti oleh " INFINITIVE" UNTUK YG BERMAKNA ACTIVE.
CONTOH SOAL:
1. USM STAN 2009
Susi made Andi ... his sandal, before he went into her house.
a. takes off
b. took off
c. take off
d, to take off
e. taking off
penyelesaian :
perhatikan setelah kata 'made' ada kata Andi(objek active) maka setelahnya harus diikuti 'infinitive tanpa to"
KUNCI: C
DEMIKIAN UNTUK SOAL-SOAL DENGAN JENIS TENSES LAINNYA.
PASSIVE CAUSATIVE:
HANYA MEMAKAI "HAVE dan GET"
Pola: s + have/get + o + v3 +(by pelaku)
ex: i have the door opened
i get him interrogated
"moga sukses"
arief06 Juni 2010 - 02:03:43 WIBperbedaanya dalam penggunaan modal sendiri itu bgamna,,, trus giama cara menerangkanya sama audieans apakah da perbedaan antara yg sopan dan yg lebih sopan.....
tolong beri jwabanya dunkk.... pucink nich...........
Ismail Midi06 Juni 2010 - 09:05:33 WIBThanks mas Yohannes. Selain Anda dapat bertanya, saran, dan kritik, Anda juga dapat menjawab pertanyaan sesama pengunjung seperti mas Yohannes.
Ismail Midi11 Juni 2010 - 07:57:27 WIBMas Arief, biasanya bentuk Past dari Modals menyatakan bentuk yang lebih sopan dibandingkan dengan bentuk Present-nya. "Could you open the door?" terdengar akan lebih sopan dibandingkan dengan "Can you open the door?". Selain itu, pada saat kita menyuruh orang lain dengan sedikit marah, seperti "Can you shut your mouth?" akan lebih tepat dari pada "Could you shut your mouth?". Marah kok pake etika kesopanan......????
Adin28 Juli 2010 - 07:58:16 WIBthank's you
diana27 Agustus 2010 - 21:36:20 WIBkok di situ ga ada pengerian dari verb modal ya? dan macam-macamnya yang mana seh?
Isi Komentar :